Kotak sakti Takakura

Posted: July 3, 2007 in tips
Tags: , , , ,

Kotak sakti Takakura? Apaan tuh!! Kotak sakti Takakura adalah sebuah kotak berukuran 40 cm x 25 cm x 70 cm yang ditemukan oleh Pak Takakura seorang peneliti dari Jepang yang melakukan penelitiannya di Surabaya bersama PUSDAKOTA, Universitas Surabaya dan Kitakyushu Techno-cooperation Association, Jepang.

Kotak Takakura

Kenapa ”sakti”? Kotak ini begitu sakti karena dapat menyerap sampah organik suatu keluarga (4-6 anggota keluarga) sampai dengan 1 bulan untuk menjadi penuh dan merubahnya menjadi pupuk kompos dan selain itu kotak ini dapat dipakai berulang-ulang sampai hitungan tahunan untuk menyerap sampah organik rumah kita. Secara estetika kotak ini tidak beda dengan kotak penyimpan lainnya kalau diletakkan didalam rumah karena sampah yang dimasukkan tidak berbau dan memang kotak yang digunakan kotak yang biasa didapatkan masyarakat sebagai penyimpan barang di rumah. Bedanya kotak ini dengan kotak yang lain karena didalamnya dimasukkan seonggok kompos ’bakteri padat’ yang siap untuk ’memakan’ semua sampah yang masuk ke kotak Takakura.

Bakteri dalam kotak

Kenapa sih kok kita harus susah-susah mengelola sampah kita sendiri? Sampah sudah menjadi masalah di kota-kota besar di Indonesia, bisa dilihat sendiri apa yang terjadi dengan Kota Bandung dan Kota Jakarta yang masih mencari tempat pembuangan sampahnya. Jaman sekarang kelihatannya masyarakat sudah tidak mau disekeliling tempat tinggalnya dijadikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) karena masalah kesehatan, kebersihan atau yang lainnya. Rata-rata sampah organik menguasai 60%-70% buangan sampah di Indonesia. Sampah plastik saja yang berkisar 8,6%-14,7% menyumbangkan 40.000 ton sampah ke TPA di Indonesia (sumber: litbang DPU) , jadi bisa dibayangkan kalau 60% nya itu berapa.

TPA di kota Semarang sebenarnya sudah habis masa pakainya tetapi masih bisa diperpanjang usianya dengan pengelolaan yang baik, tetapi mau sampai kapan bisa diperpanjang? Dan lokasi mana yang masyarakatnya mau disekitar tempat tinggalnya dibangun TPA yang baru.
Daripada menunggu sampah kita teronggok disekitar lingkungan tempat tinggal kita mungkin kotak Takakura bisa menjadi salah satu solusi yang bisa kita praktekan sendiri dari rumah kita sendiri. Setidaknya bisa membantu memperingan kerja bapak-bapak yang mengangkut sampah rumah kita, menghasilkan kompos yang dapat kita pakai sendiri untuk tanaman rumah kita dan dalam skala lebih besar dapat memperingan kerja TPA.

Di Surabaya kotak ini sudah disebarkan ke ribuan rumah sedangkan untuk Semarang baru dikembangkan untuk model area yang dimulai dari Kelurahan Jomblang, Tandang . Kalau ada yang berminat untuk mendapatkan kotak Takakura bisa menghubungi Yayasan BINTARI di (024) 70 777 220. Salam Lestari!!

Diambil dari tulisan dari blog lain


Comments
  1. johnny says:

    9XGj5l Thanks for good post

  2. Whenever the quoting procedure is undoubtedly comprehensive and you’ve these individuals in hand assess these folks for any differences. Should something does not need to always make sense please refer to them as all the way up in addition to explain. When desires end up being have any changes in creating. Can recall the total price really should not be all of the coming to a decision matter. Should you feel at ease obtaining in your abode? Does people can come on the estimate browsing excellent? Were definitely many people adaptable to the specifications? Many of these points have to be thought of prior to making your final decision.
    paint zoom consumer reviews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s